Gempa Turki M7,8 Tewaskan Hampir 1.000 Orang, Erdogan: Terbesar sejak 1939! 

Anton Suhartono
Gempa bumi M7,8 di Turki menewaskan 912 orang hingga Senin (6/2/2023) sore (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan mengungkap korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 7,8 telah menewaskan 912 orang di negaranya hingga Senin (6/2/2023) sore WIB. Jumlah korban masih mungkin bertambah karena proses pencarian masih berlangsung.

Erdogan juga mengungkap lebih dari 5.000 orang luka akibat gempa yang juga mengguncang beberapa negara lainnya tersebut.

Dari jumlah korban, kata Erdogan, ini merupakan gempa bumi paling besar sejak 1939.

Erdogan mengungkap gempa terbaru ini menghancurkan 2.818 bangunan.

Sementara itu gempa terbaru kembali mengguncang Turki dengan kekuatan tak jauh berbeda dengan sebelumnya, yakni pada Senin dini hari.

Pusat Seismologi Eropa Mediterania (EMSC) mengungkap gempa bermagnitudo 7,7 dengan kedalaman 2 km. Titik pusatnya berada di timur laut Kahramanmaras.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk

57 tahun lalu

Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal