Gencatan Senjata dengan Israel Belum Cukup, Palestina Harus Jadi Negara Merdeka

Anton Suhartono
Riad Al Malki (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Duta Besar Palestina untuk PBB Riad Al Malki menegaskan gencatan senjata saja tak cukup untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina. Akar utama konfrontasi adalah pendudukan Israel di Yerusalem.

Menurut Al Malki, seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (21/5/2021), sekitar 2 juta warga Gaza memang bisa tidur nyenyak setelah gencatan senjata, namun konflik ke depan masih membayangi.

Dia mendesak dunia internasional mengatasi inti masalah di Yerusalem serta mewujudkan berdirinya negara Palestina merdeka.

Israel merebut Yerusalem Timur serta Tepi Barat dan Jalur Gaza dalam perang Timur Tengah 1967. Israel lalu mencaplok Yerusalem timur dalam sebuah tindakan yang tidak diakui secara internasional seraya mengklaim seluruh wilayah Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Sementara itu Palestina akan menjadikan Yerusalem timur, yang di dalamnya terdapat Masjid Al Aqsa, sebagai ibu kota negara di masa depan.

Al Malki juga menyinggung penodaan tentara Israel terhadap Masjid Al Aqsa, tempat suci ketiga bagi umat Islam, serta rencana pengusiran warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat

Internasional
12 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
12 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Buletin
1 hari lalu

Iran Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Kilang Minyak Bahrain Ikut Meledak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal