Gereja Katolik Sri Lanka Maafkan Pelaku Bom Paskah 2019 yang Tewaskan 279 Orang

Anton Suhartono
Gereja Katolik Sri Lanka memaafkan pelaku bom Paskah 2019 (Foto: AFP)

Presiden Maithripala Sirisena kalah dalam pemilu pada Novermber lalu. Dia harus merelakan jabatannya berpindah ke adik mantan presiden Mahinda Rajapaksa Gotabaya.

Sirisena awalnya menyalahkan para ekstremis Islam atas peristiwa itu, namun kemudian menuduh para pengedar narkoba internasional berada di balik serangan.

Insiden itu juga menyeret kepala kepolisian dan menteri pertahanan ke meja hijau. Mereka didakwa melakukan pembunuhan karena gagal merespons laporan intelijen sebelumnya.

Polisi juga menangkap 135 orang terkait pemboman itu, sebagian besar merupakan kelompok Jamaah Thowheeth Nasional.

Sementara itu perayaan Paskah di Sri Lanka tahun ini umumnya digelar secara online terkait wabah virus corona. Meski demikian, ada pula kebaktian tertutup yang digelar di gereja lokasi pengeboman yakni St Anthony dan St Sebastian.

Sri Lanka sejauh ini mengonfirmasi 199 kasus Covid-19, tujuh di antaranya meninggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

BNI Rampungkan Pengembalian Uang Rp28 Miliar Gereja Katolik Aek Nabara

Nasional
13 hari lalu

Dirut BNI: Dana Rp28 Miliar Gereja Katolik Aek Nabara Dikembalikan Besok, Full

Nasional
15 hari lalu

BNI Janji Selesaikan Pengembalian Dana Gereja Aek Nabara Rp28 Miliar dalam Sepekan

Internasional
16 hari lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal