Gerombolan Bersenjata Serang Madrasah di Kamp Pengungsi Rohingya, 7 Orang Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Para pengungsi Rohingya di Bangladesh kini harus berhadapan dengan ancaman kekerasan yang meningkat sejak kematian salah satu pemimpin mereka, Mohib Ullah. (Foto: Reuters)

Menurut dia, polisi menyita pistol, enam butir peluru, dan sebilah pisau dari tangan pelaku.

Sejak kematian Mohib Ullah, banyak aktivis Rohingya memilih bersembunyi. Beberapa kalangan menyalahkan kelompok Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) atas pembunuhan itu.

ARSA adalah kelompok militan di balik serangan terhadap pasukan keamanan Myanmar pada 2017 yang memicu tindakan keras militer dan eksodus massal 740.000 Rohingya ke Bangladesh. Namun, ARSA membantah tuduhan itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Serangan Rudal Houthi ke Bandara Riyadh Tewaskan Seorang Jemaah Umrah

17 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

27 hari lalu

Prabowo Usap Air Mata di Gontor, Teringat Warga Palestina: Mereka Dibantai-Dibom

2 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal