Google Akan Bayar Media terkait Konten Berita

Anton Suhartono
Google akan membayar media terkait konten berita (Foto: AFP)

"Industri berita penting, mungkin sekarang sudah lebih dari sebelumnya, ketika orang mencari informasi yang dapat mereka andalkan di tengah pandemi global dan meningkatnya kekhawatiran tentang ketidakadilan rasial di seluruh dunia," kata Brad Bender, wakil presiden Google untuk manajemen produk berita, dikutip dari AFP, Sabtu (27/5/2020).

Dia menambahkan, Google ingin membayar konten berkualitas demi menghadirkan pengalaman baru pada akhir tahun ini, sehingga memungkinkan kelompok media memonetisasi konten.

Langkah ini muncul di saat banyak organisasi berita, terutama cetak, harus berjuang lebih keras di tengah penurunan jumlah pembaca serta meningkatnya tantangan dan persaingan dalam ekosistem digital, di mana pendapatan iklan didominasi Google dan Facebook.

Google dituduh menyedot pendapatan online dan menghadapi tuntutan hukum di Prancis dan Australia karena menolak membayar media atas konten mereka.

Namun perusahaan yang bermarkas di California itu menepis tuduhan tersebut, justru ingin membantu kegiatan jurnalisme melalui Google News Initiative.

Google bukan yang pertama punya rencana membayar organisasi media, tahun lalu Facebook menyatakan akan membuat ‘tab berita’ melalui kerja sama dengan tujuan mempromosikan jurnalisme serta membendung informasi hoaks.

Apple juga meluncurkan aplikasi berita pada 2015 yang membantu mempromosikan media berlangganan. Lalu pada 2019 menambahkan layanan berbayar yang disebut Apple News + sehingga bisa erbagi pendapatan dengan penerbit surat kabar dan majalah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internet
1 bulan lalu

Panggil Google dan Meta, Menkomdigi Pastikan Jaga Keamanan Anak di Ruang Digital

Nasional
1 bulan lalu

Meta dan Google Langgar PP Tunas, Menkomdigi Kirim Surat Pemanggilan

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo Ungkap Kebiasaan Bangun Dini Hari Pantau Isu Global: We Are News Junkies

Bisnis
3 bulan lalu

Deretan Orang Terkaya di Dunia 2026, Elon Musk Masih di Pucuk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal