Google Digugat Negara Bagian Arizona AS Gara-Gara Data Lokasi

Anton Suhartono
Google digugat Negara Bagian Arizona soal data lokasi pengguna (Foto: AFP)

MIAMI, iNews.id - Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat, menggugat Google atas tuduhan penipuan yakni mengumpulkan data lokasi di wilayah mereka.

Jaksa Agung Arizona Mark Brnovich mengatakan petugas menggelar penyelidikan sejak 2 tahun lalu setelah muncul laporan media bahwa Google punya cara untuk mengetahui di mana keberadaan pengguna, bahkan saat mereka memilih tidak mengaktifkan fitur informasi lokasi.

Dalam dokumen gugatan disebutkan, meskipun Google memberikan opsi kepada pengguna untuk tak mengaktifkan berbagi informasi lokasi menggunakan layanan smartphone Android, perusahaan masih dapat mengumpulkan data pengguna melalui aplikasi atau aktivitas online lain di mana pengguna tetap bisa menjadi sasaran iklan.

"Di saat pengguna Google diminta untuk percaya bahwa mereka bisa memilih keluar dari pelacakan lokasi, perusahaan mengeksploitasi cara lain untuk menyerang privasi pribadi," kata Brnovich, dikutip dari AFP, Kamis (28/5/2020).

"Hampir tidak mungkin menghentikan Google melacak pergerakan Anda tanpa sepengetahuan atau persetujuan Anda,” ujarnya, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Hakim Bagi Beban Uang Pengganti Kasus Chromebook: Nadiem 35%, Google 50%, Korporasi 15%

3 hari lalu

Hakim Banding: Google Diuntungkan dari Kasus Korupsi Chromebook yang Jerat Nadiem Makarim

7 hari lalu

Heboh! Google Gemini AI Bobol 3 Perusahaan saat Tes Keamanan

16 hari lalu

Samsung Galaxy S26 FE dan S25 FE Tak Ada Bedanya? Faktanya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal