Gudang Amunisi Rusia Meledak, Kemhan: Sabotase

Anton Suhartono
Rusia menyebut ledakan di gudang amunisinya di Krimea adalah sabotase (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Rusia menyebut ledakan terbaru di pangkalan militernya di Krimea, wilayah yang dicapok dari Ukraina, Selasa (16/8/2022), merupakan sabotase. Sementara itu Ukraina menyiratkan ledakan tersebut disebabkan serangan tentaranya, bertujuan menghancurkan jalur pasokan militer.

Serangkaian ledakan terjadi di pangkalan militer Rusia di Ukraina. Ledakan juga terjadi pekan lalu menghancurkan delapan jet tempur. Namun untuk ledakan pertama, Rusia mengklaim penyebabnya adalah ledakan amunisi.

Ledakan pada Selasa kemarin juga menghancurkan gudang amunisi, menghambat pengiriman logistik karena rusaknya jalur kereta api, serta memaksa evakuasi 2.000 warga di permukiman terdekat.

Setelah serangan itu, gumpalan asap terlihat dari pangkalan militer Rusia lainnya di Krimea bagian tengah. 

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan ledakan gudang amunisi pada Selasa adalah sabotase. Semenanjung Krimea merupakan rute pasokan utama bagi pasukan Rusia ke Ukraina bagian selatan serta untuk pangkalan armada Laut Hitam.

Sejauh ini Ukraina belum mengeluarkan pernyataan resmi bertanggung jawab atas serangan terbaru ini, namun beberapa pejabat secara terang-terangan mendukung upaya memukul mundur Rusia.

Mykhailo Podolyak, penasihat presiden Volodymyr Zelensky serta Andriy Yermak kepala staf Angkatan Bersenjata Ukraina bersuara di media sosial menggunakan kata "demiliterisasi", merujuk pada ejekan terhadap Rusia yang menggunakan istilah itu sebagai salah satu tujuannya menginvasi Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
9 jam lalu

Fakta Mengejutkan Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pelaku Sakit Hati Sering Dikucilkan

Internasional
10 jam lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
12 jam lalu

Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS

Internasional
16 jam lalu

Rusia Khawatir Konflik AS-Iran Meledak: Tinggal Siapa yang Injak Ranjau!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal