Gunakan Bom Klaster Serang Kamboja, Thailand Bantah Langgar Hukum Internasional

Anton Suhartono
Thailand menolak disalahkan karena mengguakan bom klaster atau munisi tandan dalam serangan ke Kamboja sejak Kamis (24/7) (Foto: RTA)

Winthai juga menekankan bahwa submunisi dari bom klaster meledak seluruhnya, sehingga tidak meninggalkan sisa ranjau yang membahayakan warga sipil di masa depan.

Legal tapi Penuh Risiko

Penggunaan bom klaster oleh Thailand memang secara hukum tidak melanggar konvensi internasional, karena tidak terikat pada perjanjian CCM. Namun secara moral dan diplomatik, langkah ini berisiko tinggi. 

Selain memperburuk hubungan bilateral dengan Kamboja, penggunaan bom jenis ini bisa memicu kecaman global dan memperkuat narasi bahwa Thailand menggunakan cara-cara ekstrem dalam mempertahankan kedaulatannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 hari lalu

Bom Klaster Iran Mengerikan, Israel Waswas Kehabisan Rudal Pencegat

Internasional
18 hari lalu

Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC

Internasional
18 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Thailand Berlakukan WFH hingga Batasi Jam Operasional SPBU

Internasional
21 hari lalu

Iran Hujani Israel dengan Bom Klaster, Yerusalem dan Tel Aviv Mencekam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal