MANILA, iNews.id - Korban tewas longsornya gunung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Binaliw, Cebu, Filipina, bertambah menjadi 35 orang hingga Minggu (18/1/2026). Tumpukan sampah longsor pada 8 Januari lalu, menerjang pekerja dan bangunan di sekitarnya.
Biro Pemadam Kebakaran (BFP) Kota Cebu menyatakan, tim gabungan masih mencari satu korban lagi yang hilang.
Sebagian korban adalah para pekerja TPA yang sedang berada di dalam bangunan saat gunungan sampah ambruk.
"Operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi sedang berlangsung, dengan tim tanggap darurat terus melakukan upaya di lapangan," bunyi pernyataan BFP, di media sosial.
Seorang pejabat Pemerintah Kota Cebu mengungkap 18 orang diselamatkan dari tumpukan sampah, seluruhnya menderita luka. Namun sebagian dari mereka telah diperbolehkan pulang.
Pencarian para korban berlangsung di tengah cuaca buruk, hujan deras dan potensi longsor susulan. Selain itu ancaman datang dari gas metana di lokasi yang bisa membahayakan tim SAR.
Faktor struktur tumpukan sampah yang labil serta lingkungan disebut-sebut sebagai penyebab peristiwa tragis tersebut.