Hadapi Gempuran Turki, Tentara Suriah Harus Pakai Sistem Pertahanan Udara 

Umaya Khusniah
Suriah harus menggunakan sistem pertahanan udara dalam menghadapi serangan Turki. (Foto: Reuters)

Abdi mengatakan serangan baru akan menggusur sekitar satu juta orang dan mengarah ke zona pertempuran yang "lebih luas".

Dia memperingatkan, hal itu juga dapat menyebabkan kebangkitan ISIS, yang digulingkan SDF dari petak-petak wilayah di utara dan timur Suriah dengan dukungan udara AS.

Pejuang SDF menjaga kamp dan penjara di mana pejuang IS dan keluarga yang berafiliasi dengan IS ditahan dan mengerahkan kembali penjaga tersebut untuk melawan Turki dapat meninggalkan celah keamanan.

“Kita tidak bisa bertarung di dua front,” kata Abdi.

Dia berharap pertemuan antara menteri luar negeri Rusia dan Turki nanti dapat mengarah pada de-eskalasi. Namun demikian, penyelesaian yang dinegosiasikan harus mencakup penghentian serangan pesawat tak berawak Turki di Suriah utara.

"Ini akan menjadi salah satu tuntutan penting kami," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

DPR Ungkap Ada Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur, Usul Sistem Deteksi Dini

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal