Hadapi Serangan Iran, Pilot-Pilot Militer Israel Dilarang ke Luar Negeri

Anton Suhartono
Seluruh personel Angkatan Udara (AU) Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dilarang bepergian ke luar negeri (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Israel bersiap menghadapi serangan besar-besaran dari Iran dan kelompok Hizbullah Lebanon. Salah satunya, seluruh personel Angkatan Udara (AU) Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dilarang bepergian ke luar negeri.

Surat kabar The Times of Israel, Senin (12/8/2024), melaporkan Kepala Staf AU Israel Tomer Bar telah melarang personel militer, terutama para pilot, bepergian untuk merespons serangan Iran.

Arahan tersebut berlaku untuk perwira hingga bintara, namun tidak berlaku bagi peserta wajib militer.

Kebijakan itu dikeluarkan setelah otoritas Zionis mengeluarkan hasil penilaian terbaru mengenai kondisi terkini serangan Iran.

Pemerintah Israel serta para pejabat Amerika Serikat (AS) meyakini serangan besar-besaran Iran hanya menghitung hari. Iran menegaskan akan membalas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada 31 Juli lalu.

Para diplomat Iran, termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu) Ali Bagheri Kani juga menegaskan negara mereka berhak mempertahankan kedaulatan dan menjaga keamanan nasionalnya dengan menyerang Iran. Pembunuhan Haniyeh dilakukan Israel di Teheran, membuat Iran murka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

5 jam lalu

Begini Cara Trump Hancurkan Ekonomi Iran

6 jam lalu

Trump Ingin Hancurkan Ekonomi Iran: Belum Pernah Dialami Negara Lain Sebelumnya

7 jam lalu

Bukan Militer, Trump Gelar Operasi Perang Ekonomi terhadap Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal