Hakim Perempuan Afghanistan Hidup dalam Teror Balas Dendam Narapidana Taliban

Umaya Khusniah
Hakim perempuan di Afghanistan ketakutan para tahanan pria akan balas dendam. (Foto: Reuters)

Sejak itu dia tetap berhubungan dengan rekan-rekannya di Afghanistan. Rekan-rekannya hidup dalam ketakutan dan teror. 
"Mereka memberi tahu saya jika tidak diselamatkan, hidup mereka dalam bahaya," katanya. 

Dilansir dari Straits Times, perempuan yang bekerja di bidang hukum telah menjadi target utama. Dua hakim agung perempuan telah ditembak mati pada bulan Januari lalu.

Seorang aktivis hak asasi manusia Afghanistan, Horia Mosadiq mengatakan, selain hakim, ada sekitar seribu perempuan pembela hak asasi manusia lainnya yang juga bisa menjadi sasaran Taliban. Narapidana yang dibebaskan menelepon dengan ancaman pembunuhan kepada hakim, jaksa dan petugas polisi wanita. 

"Mereka mengatakan kami akan mengejarmu," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Tertinggi Rp105 Juta, Ini Tunjangan Hakim Ad Hoc di Era Prabowo

Internasional
6 jam lalu

Hakim yang Vonis Mantan Ibu Negara Korsel Kim Keon Hee 4 Tahun Penjara Ditemukan Tewas

Seleb
5 hari lalu

Kenapa Perempuan Lebih Bersemangat Setelah Haid? Begini Penjelasan Dokter

Nasional
5 hari lalu

Wamen Isyana Ajak Perempuan Bangun Generasi Emas dari Keluarga di Women's Inspiration Awards 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal