Halau Demonstran Pendukung George Floyd dengan Gergaji Mesin, Pria di Texas Ditahan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi gergaji mesin. (Foto: Pixabay)

Letnan Joel Morales dari Kepolisian McAllen mengatakan, pria itu kini telah ditahan. Penyelidikan terhadap lelaki itu sedang berlangsung. Sementara, petisi di laman Change.org yang menyerukan tuntutan hukum terhadap pria itu sekarang telah mencapai lebih dari 10.000 tanda tangan.

Insiden pria mengusir demonstran dengan gergaji mesin ini terjadi ketika protes antirasial berlanjut di seluruh AS dan di seluruh dunia menyusul kematian pria kulit hitam bernama George Floyd di Kota Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, AS, 25 Mei lalu.

Floyd tewas setelah seorang polisi (yang kemudian diketahui sebagai Derek Chauvin) menindih lehernya dengan lutut selama sekitar 9 menit. Kematian pria malang itu direkam dalam sebuah video dan menjadi viral.

Dari situ, kemudian muncullah gelombang protes besar-besaran di seantero AS. Para pengunjuk rasa menentang perlakuan rasial aparat kepolisian yang sudah berlangsung lama di negara itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal