Hamas dan Fatah Bakal Bertemu di Moskow mulai Besok, Apa Saja yang Dibahas?

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov (tengah), saat bertemu delegasi Hamas, Oktober 2023. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Berbagai faksi Palestina akan menghadiri pertemuan puncak yang diselenggarakan di Moskow, Rusia, akhir pekan ini. Di antara mereka yang hadir termasuk perwakilan dari dua entitas politik utama di Palestina, yaitu Fatah dan Hamas

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov mengatakan, negaranya akan menjadi tuan rumah pertemuan antar-Palestina yang dimulai sejak Kamis (29/2/2024) hingga Sabtu (2/3/2024). Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel Hafiz Nofal menuturkan, pertemuan itu untuk membahas prospek pembentukan pemerintahan persatuan Palestina dan rekonstruksi pascakonflik Jalur Gaza. "Kami akan mempertimbangkan pemerintahan baru. Ini adalah masalah teknis, bukan politik," kata Nofal kepada Sputnik, Rabu (28/2/2024). 

Menurut dia, penyelesaian masalah di Gaza memerlukan pengkajian dalam konferensi internasional. Begitu pula dengan upaya pembangunan kembali daerah itu, membutuhkan pendanaan yang besar. Karenanya, diperlukan sebuah kabinet baru untuk mencapai semua tujuan tersebut. 

"Itulah yang akan kami lakukan. Oleh karena itu, di Moskow, kami akan melihat peluang-peluang ini terlebih dulu, dan kemudian peluang untuk bersatu, untuk menghentikan perang ini," ucap Nofal. 

Diplomat Palestina itu menuturkan, Hamas dan Fatah harus menemukan landasan politik yang sama selama perundingan. Dia pun berterima kasih kepada Moskow karena bersedia menjadi tuan rumah pertemuan tersebut di masa yang sulit seperti sekarang ini. Selain membahas masalah politik, perundingan nanti juga akan fokus pada masalah kemanusiaan di Jalur Gaza. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
18 jam lalu

Israel Sembunyikan Info Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa, Takut Pengaruhi Moral Publik

Internasional
19 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
19 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Internasional
20 jam lalu

Terungkap! Israel Sembunyikan Data Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa akibat Perang Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal