Hamas-Israel Gelar Negosiasi Gencatan Senjata Gaza Hari Pertama, Apa Hasilnya?

Anton Suhartono
Hari pertama negosiasi tidak langsung Hamas-Israel membahas gencatan senjata di Gaza berakhir dengan catatan positif (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Hari pertama negosiasi tidak langsung Hamas-Israel membahas gencatan senjata di Gaza menghasilkan catatan positif. Namun negosiasi belum selesai dan akan dilanjutkan Selasa (7/10/2025).

Beberapa sumber diplomatik mengatakan, pertemuan yang berlangsung di Kota Sharm El Sheikh menghasilkan peta jalan sebagai acuan untuk perundingan putaran berikutnya. Hasil pertemuan pertama menjadi acuan untuk pembahasan poin-poin lain atau persyaratan dari kedua pihak menuju penerapan gencatan senjata.

Stasiun televisi pemerintah Mesir Al Qahera melaporkan, pembicaraan pada hari pertama mencakup usulan pertukaran sandera dan tahanan, gencatan senjata, serta masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Namun Hamas memperingatkan kepada negara-negara mediator, berlanjutnya pengeboman Israel di Gaza bisa menjadi tantangan bagi pembebasan sandera.

Delegasi Hamas terdiri atas pemimpin Hamas, Khalil Al Hayya dan Zaher Jabarin. Mereka selamat dari serangan udara Israel ke Doha, Qatar, pada 9 September lalu.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, Presiden Donald Trump mendorong pertukaran sandera Israel dan tahanan sesegera mungkin. Dengan begitu, tahapan-tahapan lain dari rencana untuk mengakhiri perang Gaza bisa dilaksanakan segera pula.

"Tim teknis sedang mendiskusikan hal itu, untuk memastikan kondisi yang sempurna, untuk membebaskan para sandera," kata Leavitt, seraya menambahkan tim sedang memeriksa daftar sandera Israel dan tahanan politik Palestina yang akan dibebaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Nah, Menlu Israel Bantah Negaranya Akan Usir Seluruh Warga Gaza

16 jam lalu

Netanyahu Klaim Kepemimpinan Iran di Ambang Keruntuhan

17 jam lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

1 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal