Hamas Sebut Tony Blair Seharusnya Diseret ke Pengadilan Internasional, Bukan Pimpin Gaza

Anton Suhartono
Hamas menolak keras penunjukan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair sebagai pemimpin pemerintahan transisi di Jalur Gaza (Foto: Newsweek)

Blair Dinilai Simbol Gagalnya Diplomasi Barat

Tony Blair sebelumnya memang beberapa kali terlibat dalam proses perdamaian Timur Tengah, termasuk saat menjabat sebagai utusan Kuartet Timur Tengah (PBB, Uni Eropa, AS, dan Rusia). Namun bagi Hamas, rekam jejak Blair di Irak dan sikap politiknya selama ini membuatnya tidak punya legitimasi di mata rakyat Palestina.

Dengan penolakan tegas ini, Hamas menutup pintu bagi wacana penempatan Blair sebagai figur transisi, sembari mengirim pesan bahwa hanya rakyat Palestina sendiri yang berhak menentukan arah masa depan Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Aktivis Pro Palestina Ungkap Perang AS-Israel vs Iran Sudah Terprediksi Sejak Lama

Nasional
13 jam lalu

Aktivis Pro Palestina Ungkap Tujuan AS-Israel Serang Iran: Hancurkan Akar Kekuatan Gaza

Nasional
1 hari lalu

Momen Haru Istri Bantu Suami Persiapan Berangkat Jadi Pasukan Perdamaian ke Gaza

Nasional
3 hari lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Tidak Ada Mandat PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal