Hamas Siap Letakkan Kekuasaan di Gaza, tapi Tak Akan Lucuti Senjata

Anton Suhartono
Hamas membuka kemungkinan untuk melepas kekuasan di Gaza setelah perang guna membuka jalan mewujudkan gencatan senjara permanen (Foto: AP)

Belum lagi usulan kontroversial Presiden AS Donald Trump yang diamini Israel untuk merelokasi sebagian besar warga Gaza ke luar negeri guna memberi jalan bagi rekonstruksi.

Lebih lanjut Qasim menegaskan Hamas menolak seruan untuk meletakkan senjata.

Beberapa pengamat Israel menilai, membiarkan Hamas sebagai kekuatan bersenjata akan sama dengan Hizbullah di Lebanon. Mereka berada di luar pemerintahan, namun memiliki kekuatan militer lebih kuat.

Gencatan senjata Israel-Hamas tahap pertama berlangsung selama 42 hari dan akan berakhir dalam beberapa pekan. Utusan Khusus Donald Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff menyuarakan optimisme bahwa negosiasi tahap kedua akan dilanjutkan. 

Sementara itu dalam pidatonya pada Minggu (16/2/2025), Netanyahu menegaskan Israel akan menghancurkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas. Seruan ini juga digaungkan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio yang sedang melakukan lawatan Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

1 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

1 hari lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

1 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal