Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

Maria Christina Malau
Militer Israel menggempur Gaza (Foto: AP)

Dilansir dari BBC, dokumen kesepakatan yang diperoleh menyebut seluruh senjata berat Hamas akan didata dan disimpan di bawah pengawasan otoritas Palestina. Langkah itu dinilai dapat menghilangkan hambatan terbesar dalam implementasi inisiatif perdamaian yang didukung Trump.

Pejabat AS menjelaskan kelompok-kelompok bersenjata yang lebih kecil akan lebih dahulu dilucuti sebelum Hamas membongkar infrastruktur militernya, mulai dari jaringan terowongan, gudang senjata, hingga fasilitas produksi persenjataan. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama.

Pelaksanaan seluruh tahapan dirancang dengan prinsip zero trust atau tanpa saling percaya. Artinya, Hamas maupun Israel tidak akan melanjutkan ke tahap berikutnya sebelum masing-masing memenuhi seluruh kewajiban yang telah disepakati.

BoP dalam pernyataannya menyebut kesepakatan itu merupakan hasil dari negosiasi intensif yang dilakukan berbulan-bulan. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari fase kedua rencana gencatan senjata Gaza yang dimediasi AS. Tahap ini mencakup pelucutan senjata Hamas, penarikan pasukan Israel dari Gaza, serta rekonstruksi wilayah yang hancur akibat perang.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menyebut kesepakatan tersebut sebagai tonggak penting pelaksanaan Trump 20-Point Plan, peta jalan perdamaian yang diperkenalkannya tahun lalu. Menurut Trump, pasukan Israel akan ditarik secara bertahap seiring rampungnya proses pelucutan senjata Hamas.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Trump Umumkan Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Hamas di Gaza

1 bulan lalu

Efek Perang Gaza, Semakin Banyak Warga AS Benci Israel

1 bulan lalu

PM Spanyol Perlro Sanchez Terharu Digambar oleh Gadis Gaza di Reruntuhan Bangunan

1 bulan lalu

Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan RI bakal Terus Kirim Bantuan ke Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal