Hamas Ungkap Detik-detik Serangan Israel ke Doha Qatar, Dihantam 12 Rudal dalam 1 Menit

Anton Suhartono
Ghazi Hamad angkat bicara mengenai serangan rudal Israel yang mengguncang Doha, Qatar, pada 9 September (Foto: AP)

Meski para pejabat senior Hamas berhasil lolos, serangan tersebut menewaskan lima orang. Mereka adalah Humam, putra dari pemimpin Hamas Khalil Al Hayya; ajudannya; tiga pengawal; serta seorang pejabat keamanan Qatar yang ikut mendampingi dalam pertemuan.

Curiga pada Motif AS

Hamad menegaskan, pengalaman panjang Hamas membuat mereka segera sadar bahwa ledakan itu pasti ulah Israel. Ia menambahkan, peristiwa di Doha semakin menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak bisa dipercaya sebagai mediator netral.

“Soal gencatan senjata, kami punya pengalaman pahit. Amerika tidak memiliki kredibilitas sebagai mediator yang jujur. Terlebih setelah serangan ke Doha,” ucapnya.

Terkait ancaman Presiden Trump terhadap Hamas, Hamad menegaskan pihaknya tidak gentar. Ia juga menolak tuduhan Israel soal penyanderaan.

“Dia (Trump) tidak membuat kami takut. Tawanan diperlakukan sesuai nilai-nilai Islam. Justru Israel yang membuat mereka dalam situasi berbahaya lewat serangan-serangan brutalnya,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Pengadilan Israel Batalkan Rencana Menteri Radikal Pelihara Buaya di Penjara Tahanan Palestina

22 jam lalu

Para Jenderal Israel Peringatkan Dampak Kekerasan Pemukim Yahudi Lebih Dahsyat dari Serangan Hamas

23 jam lalu

Trump Klaim Iran Mohon-Mohon kepada AS Batalkan Serangan

24 jam lalu

Trump Jamin Israel Nurut, Tak Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal