Hampir 2.000 Orang Ditangkap di Mesir sejak Demonstrasi Anti-Presiden Sisi

Nathania Riris Michico
Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi mundur. (FOTO: AFP)

KAIRO, iNews.id - Kelompok hak asasi manusia Mesir menyatakan jumlah orang yang ditangkap setelah demonstrasi akhir pekan lalu meningkat menjadi hampir 2.000 orang. Aksi itu menuntut Presiden Abdel Fattah Al Sisi mundur.

Dilaporkan Associated Press, Jumat (27/9/2019), protes langka meletus di Kairo dan beberapa provinsi lain pada Jumat pekan lalu, ratusan warga Mesir turun ke jalan-jalan. Mereka menyerukan protes usai mencuatnya tuduhan korupsi terhadap Sisi dan militer, yang dilontarkan oleh seorang pengusaha yang diasingkan.

Al Sisi, yang diperkirakan tiba di New York pada Jumat (27/9/2019) pagi untuk menghadiri Sidang Majelis Umum AS,m menampik tuduhan itu. Dia menyebut tudingan itu sebagai kebohongan dan pencemaran nama baik.

Pusat Hak Ekonomi dan Sosial Mesir menyatakan, 1.915 orang ditangkap antara akhir pekan lalu hingga Rabu kemarin. Di antara mereka ada 96 remaja.

Jaksa menyatakan, pasukan keamanan menangkap beberapa warga negara asing di Kairo, termasuk seorang warga Palestina yang termasuk dalam kelompok Jihad Islam. Ada pula warga negara Belanda yang ikut ditahan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

57 tahun lalu

Polri: Syekh Ahmad Al Misry Berkewarganegaraan Ganda, Indonesia dan Mesir

57 tahun lalu

Pencuri Apes, Jatuh dari Lantai 9 Apartemen hingga Tewas Usai Gasak Perhiasan Emas 

57 tahun lalu

Aparat Mesir Buru Syekh Ahmad Al Misry, Tersangka Pelecehan Seksual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal