Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, mengatakan pesawat pengebom siluman B-2 milik AS pada Jumat dini hari menjatuhkan puluhan bom seberat sekitar 2.000 pon yang dirancang khusus untuk menembus bunker bawah tanah.
Bom-bom tersebut ditujukan ke peluncur rudal balistik Iran yang tersembunyi jauh di bawah tanah.
"Kami juga menyerang fasilitas yang setara dengan Komando Antariksa Iran, yang selama ini menjadi bagian dari kemampuan mereka untuk mengancam warga Amerika," kata Cooper.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang berbicara bersama Cooper, mengatakan serangan udara akan terus ditingkatkan dalam waktu dekat.
"Lebih banyak skuadron jet tempur, lebih banyak kemampuan militer, dan lebih banyak sistem pertahanan. Serangan pengebom juga akan dilakukan lebih sering," ujar Hegseth.