Harta Eks Diktator Nigeria Rp3,8 T yang Disimpan di Luar Negeri Berhasil Disita

Nathania Riris Michico
Sani Abacha berkuasa di Nigeria dari 1993 hingga 1998. (FOTO: BBC)

LONDON, iNews.id - Harta sebesar 267 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp3,8 triliun milik bekas diktator Nigeria, Sani Abacha, disita dari sebuah rekening bank di Jersey, sebuah wilayah suaka pajak yang terletak antara Inggris dan Prancis.

Menurut Jersey's Civil Asset Recovery Fund, harta ini diperoleh melalui korupsi yang dilakukan ketika Abacha menjabat presiden di Nigeria pada 1990-an. Sebuah perusahaan cangkang bernama Doraville mengelola dana tersebut dan dibekukan pada 2014.

Sesudah melalui sengketa hukum selama lima tahun, harta tersebut berhasil dikembalikan dan akan dibagi antara Jersey, AS, dan Nigeria.

"Penyitaan tersebut "memperlihatkan komitmen Jersey untuk mengatasi kejahatan keuangan dan pencucian uang internasional," kata Jaksa Agung Jersey, Robert McRae QC, seperti dikutip BBC.

Sani Abacha berkuasa di Nigeria dari 1993 hingga meninggal dunia pada 1998.

Tidak jelas berapa jumlah uang yang akan dibagi kepada masing-masing negara yang terlibat dalam penyitaan ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 bulan lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim

Megapolitan
4 bulan lalu

Ngumpet di Toren Air, Komplotan Penipu asal Nigeria Ditangkap di Kemayoran

Internasional
5 bulan lalu

Nah! Warga Nigeria Sebut Serangan AS Salah Sasaran, bukan Ngebom Lokasi ISIS

Internasional
5 bulan lalu

Gempur ISIS, Trump Kantongi Izin dari Pemerintah Nigeria

Internasional
5 bulan lalu

Trump Umumkan Serangan Besar-besaran terhadap ISIS di Nigeria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal