Harvard: Tanpa Mahasiswa Asing Harvard Bukan Apa-Apa!

Anton Suhartono
Universitas Harvard mengajukan petisi darurat ke pengadilan distrik federal Boston, Massachusetts untuk meminta pembatalan atas keputusan pemerintahan Trump (Foto: AP)

"Dengan goresan pena, pemerintah telah berupaya menghapus seperempat mahasiswa dari tubuh Harvard, mahasiswa internasional yang berkontribusi penting terhadap Universitas dan misinya," demikian isi pengaduan ke pengadilan. 

"Tanpa mahasiswa internasional, Harvard bukanlah Harvard."

Gugatan Harvard terhadap pemerintahan Trump pada Jumat merupakan yang kedua dilayangkan dalam waktu kurang dari 2 bulan.

Pemerintahan Trump sejak awal berkuasa menekan Harvard serta kampus-kampus top AS lainnya yang membiarkan para mahasiswanya menggelar demonstrasi pro-Palestina. Trump menuduh kampus-kampus membiarkan aksi antisemitisme, mendorong praktik ideologis, serta mempromosikan program keberagaman yang bertentangan dengan nilai-nilai konservatif pemerintah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 bulan lalu

Pemerintahan Trump Terus Obok-Obok Harvard gegara Demo Pro-Palestina, Minta Laporan Dana Asing

Internasional
1 tahun lalu

Harvard, MIT Imbau Mahasiswa Internasional Kembali ke AS Sebelum Trump Dilantik, Ada Apa?

Internasional
2 tahun lalu

Rektor Universitas Harvard Claudine Gay Mundur gegara Demonstrasi Anti-Yahudi di Kampus

Internasional
36 menit lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal