Hasil KTT Kuala Lumpur, dari Isu Muslim Uighur sampai Transaksi Dagang Pakai Dinar Emas

Anton Suhartono
(Dari kiri) Presiden Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Mahathir Mohamad, dan Presiden Hassan Rouhani saat KTT Kuala Lumpur 2019 (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pertemuan negara-negara muslim KTT Kuala Lumpur, berakhir pada Sabtu (21/12/2019). Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad merilis hasilnya dalam konferensi pers di Kuala Lumpur Convention Centre.

Tak ada pernyataan bersama yang dikeluarkan peserta KTT di hari terakhir. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani turut hadir dalam KTT tersebut.

Mahathir mengatakan, para peserta pertemuan telah mendapat informasi mengenai penahanan terhadap muslim Uighur di China. Ini penting untuk mendengar dari banyak sisi mengenai apa yang terjadi di sana.

"Kita harus mendengar dari pemerintah, kita juga harus mendengarkan orang-orang yang menyampaikan keluhan, maka itu adil," katanya, seperti dikutip dari Reuters.

Dia juga menyebut UU kewarganegaraan di India tidak menguntungkan bagi umat Islam. UU yang diteken pada Rabu pekan lalu tersebut memungkinkan naturalisasi non-muslim dari Afghanistan, Bangladesh, dan Pakistan yang telah menetap di India sebelum 2015, lebih cepat, sementara tidak bagi umat Islam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Lagi, Pesawat Mata-Mata AS P-8A Poseidon Gentayangan Dekat Perbatasan Iran

Internasional
18 jam lalu

AS Tak Ingin Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Internasional
21 jam lalu

Trump Ngotot kepada Netanyahu, Negosiasi Nuklir dengan Iran Harus Berlanjut

Internasional
22 jam lalu

Turki Peringatkan AS, Iran Bisa Lebih Nekat jika Diserang Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal