Hati-Hati! Pelanggar Lockdown di Kota Ini Bakal Didenda Rp53 Juta

Ahmad Islamy Jamil
Suasana lockdown di Kota Sydney, Australia, Juni lalu. (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id – Otoritas di Sydney, Australia, menaikkan denda bagi para pelanggar lockdown atau karantina wilayah di kota itu menjadi 5.000 dolar Australia (Rp53 juta). Sanksi yang sama juga berlaku bagi para pelanggar lockdown di seluruh Negara Bagian New South Wales (NSW).

Sebelumnya, nominal denda untuk pelanggar karantina wilayah di Sydney dan NSW yang ditetapkan pemerintah setempat sebanyak 1.000 dolar Australia (Rp10,6 juta).

Keputusan untuk menaikkan denda tersebut menyusul rekor lonjakan harian kasus Covid-19 yang tercatat di NSW, dalam beberapa hari terakhir. Polisi di negara bagian itu akan mendenda orang yang melanggar perintah untuk tetap tinggal di rumah selama berlakunya lockdown. Denda juga akan dikenakan kepada warga yang berbohong kepada petugas saat pelacakan virus corona

“Kita (warga NSW) harus menerima ini sebagai situasi terburuk yang dialami New South Wales sejak hari pertama. Dan patut disesalkan, karena itu juga situasi terburuk yang pernah dialami Australia,” kata Perdana Menteri Negara Bagian NSW, Gladys Berejiklian, dalam konferensi pers, Sabtu (14/8/2021).

Kejadian infeksi Covid lewat penularan lokal di NSW melonjak mencapai rekor 466 kasus baru selama 24 jam terakhir. Angka itu melampaui rekor harian tertinggi sebelumnya, yakni sebanyak 390 kasus pada Jumat (13/8/2021). 

NSW juga mencatat 4 kasus kematian baru akibat Covid pada Sabtu ini, menjadikan total pasien corona yang meninggal di negara bagian itu menjadi 42 jiwa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Soccer
9 hari lalu

Sydney Sweeney Ditanya Siapa Pesepak Bola Favorit, Jawabannya Mengejutkan

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan 2 Sahabat Lama

Health
17 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal