Heboh, Donald Trump Luncurkan Parfum

Anton Suhartono
Donald Trump merilis produk parfum (Foto: AP)

Netizen terbelah mengomentari produk tersebut. Sebagian menuduh Trump melakukan korupsi.

Kritikan juga datang dari politikus Partai Demokrat, Mark Warner. 

"Tidak pernah ada dan saya rasa tidak ada sepanjang sejarah Amerika, seseorang yang mencuri begitu banyak secara terang-terangan, penipuan dan penyuapan," kata Senator Mark Warner, dalam pernyataan di video yang dibagikan di X.

Senator Demokrat lainnya, Peter Welch, mengaitkan dengan RUU "Hebat nan Indah" yang baru disahkan di Senat.

Dia menyebut Trump mengiklankan parfum tersebut, sementara Partai Republik berusaha mengurangi angka manfaat asuransi Medicare bagi warga AS berpenghasilan rendah dalam RUU tersebut.

"Senat Demokrat berjuang untuk mencegah Presiden Trump mengeluarkan 17 juta orang dari perawatan kesehatan, sementara  dia mengiklankan produk parfumnya," kata Welch.

Gedung Putih menolak mengomentari kritikan netizen tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal