Heboh, Donald Trump Luncurkan Parfum

Anton Suhartono
Donald Trump merilis produk parfum (Foto: AP)

Netizen terbelah mengomentari produk tersebut. Sebagian menuduh Trump melakukan korupsi.

Kritikan juga datang dari politikus Partai Demokrat, Mark Warner. 

"Tidak pernah ada dan saya rasa tidak ada sepanjang sejarah Amerika, seseorang yang mencuri begitu banyak secara terang-terangan, penipuan dan penyuapan," kata Senator Mark Warner, dalam pernyataan di video yang dibagikan di X.

Senator Demokrat lainnya, Peter Welch, mengaitkan dengan RUU "Hebat nan Indah" yang baru disahkan di Senat.

Dia menyebut Trump mengiklankan parfum tersebut, sementara Partai Republik berusaha mengurangi angka manfaat asuransi Medicare bagi warga AS berpenghasilan rendah dalam RUU tersebut.

"Senat Demokrat berjuang untuk mencegah Presiden Trump mengeluarkan 17 juta orang dari perawatan kesehatan, sementara  dia mengiklankan produk parfumnya," kata Welch.

Gedung Putih menolak mengomentari kritikan netizen tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

1 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

2 hari lalu

Rahasia di Balik Pembuatan Parfum, Parfumer Prancis Bongkar Semuanya di Sini!

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal