Heboh Menteri di Australia Dituduh Perkosa Remaja Perempuan

Anton Suhartono
Menteri di Australia dituduh memerkosa remaja 16 tahun (Foto: AFP)

CANBERRA, iNews.id - Kepolisian Australia menghentikan penyelidikan terhadap seorang menteri kabinet Perdana Menteri Scott Morrison yang dituduh memerkosa remaja perempuan 16 tahun.

Kasus melibatkan menteri yang tidak disebutkan identitasnya dihentikan karena pihak berwenang tidak menemukan cukup bukti.

Kasus ini sempat menyita perhatian di Australia. Beberapa anggota parlemen kubu oposisi pada akhir pekan lalu mendapat surat yang menjelaskan tuduhan pemerkosaan yang terjadi jauh sebelum yang bersangkutan menjadi anggota parlemen atau menteri.

Morrison mengatakan kasus ini telah disampaikan ke Kepolisian Federal Australia (AFP), meskipun sang menteri menolak keras tuduhan tersebut.

AFP menyatakan tidak akan menyelidikinya karena tidak memiliki yurisdiksi. Sementara itu kepolisian New South Wales (NSW), tempat dugaan pemerkosaan terjadi pada 1988, menghentikan penyelidikan karena tak adanya cukup bukti.

"Peran AFP adalah menjadi penghubung, mendukung, serta memberikan nasihat apa pun yang dibutuhkan dalam masalah ini," kata kepala AFP, Reece Kershaw, kepada Channel 9 Australia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Nasional
15 hari lalu

Prabowo Kaji Potong Gaji Menteri hingga Anggota DPR, Ini Reaksi Golkar

Nasional
16 hari lalu

Cerita Purbaya Turun Berat Badan hingga 9 Kg sejak Jadi Menteri

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan 2 Sahabat Lama

All Sport
19 hari lalu

Terungkap! Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas Terjadi Sejak 2021, dari Masturbasi hingga Pemerkosaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal