Pemerkosaan di Parlemen Australia Terkuak, Muncul Aduan Pelecehan Baru oleh Pelaku yang Sama

Djairan
PM Australia, Scott Morrison. (Foto: AFP)

CANBERRA, iNews.id – Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, merasa muak dengan tuduhan pemerkosaan oleh pria yang bekerja untuk partainya di gedung parlemen negara itu. Menurut dia, ada masalah budaya kerja di lingkungan pemerintahan yang harus diperbaiki.

Komentar itu menyusul laporan terbaru bahwa ternyata ada perempuan lain yang juga mengaku mendapatkan pelecehan seksual oleh pria yang sama dengan yang dituduh memerkosa Brittany Higgins, pegawai perempuan mantan penasihat media pemerintah.

“Peristiwa ini benar-benar membuat saya muak, sebagaimana yang juga dirasakan semua orang. Itulah mengapa saya berusaha untuk menangani ini secepat dan seefektif mungkin,” kata Morrison, dikutip Reuters, Sabtu (20/2/2021).

Morrison telah meminta maaf kepada Higgins pada Selasa (16/2/2021) lalu atas insiden memalukan yang menyeret nama baik partainya itu. Dia juga telah memerintahkan penyelidikan terhadap budaya kerja di lingkungan pemerintahan.

“Kali ini saya setuju bahwa parlemen harus menetapkan standar kerja. Kita punya masalah di parlemen, terkait budaya tempat kerja yang ada di sana,” kata Morrison kepada wartawan. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Geger! Akun Instagram Dokter Muhammad Iqbal Hilang usai Kasus Dugaan Pelecehan Viral di Medsos

1 hari lalu

Kronologi Lengkap Dokter Muhammad Iqbal Diduga Lecehkan Perempuan, Endingnya Dinonaktifkan dari Klinik!

1 hari lalu

Dokter Muhammad Iqbal Dinonaktifkan dari Kirana Clinic Curup Imbas Diduga DM Lecehkan Perempuan!

1 hari lalu

Viral Dokter Obgyn Diduga Lecehkan Perempuan via DM Instagram, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal