RIYADH, iNews.id - Media Amerika Serikat (AS) mengungkap kabar menghebohkan. Mengutip sumber pejabat, dua media AS melaporkan kepemimpinan Saudi melobi AS untuk terus menyerang Iran.
Arab Saudi buru-buru menepis laporan surat kabar The New York Times (NYT) yang menyebutkan, negaranya mendorong AS untuk perang panjang melawan Iran.
Seorang sumber pejabat Saudi mengatakan kepada Al Arabiya, laporan NYT yang mengklaim kepemimpinan Kerajaan mendorong konflik berkepanjangan dengan Iran adalah keliru.
Laporan yang diterbitkan pekan lalu itu menyebutkan, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) menyarankan Presiden AS Donald Trump untuk terus menyerang Iran dengan keras.
Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington DC sebelumnya juga membantah laporan surat kabar lain, The Washington Post. Harian itu menuduh pejabat Saudi secara pribadi melobi Trump untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Menurut Kedubes, fakta sesungguhnya justru sebaliknya. Arab Saudi termasuk negara Teluk yang berupaya mencegah konfrontasi militer lebih luas di kawasan. Selain itu para pemimpin Saudi menegaskan tidak akan ikut serta dalam perang apa pun.