Heboh Pelecehan terhadap Ratusan Anak Panti Asuhan di Malaysia, Polisi Tangkap 200 Orang

Anton Suhartono
Polisi Malaysia menangkap 200 orang lebih terkait kasus pelecehan seksual dan eksploitasi terhadap 402 anak panti asuhan (Foto: AP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Penyelidikan kasus pelecehan seksual dan eksploitasi terhadap 402 anak panti asuhan yang menghebohkan Malaysia terus berlangsung. Sejauh ini polisi telah menangkap 200 orang lebih, termasuk 77 perempuan.

Kasus ini melibatkan jaringan bisnis besar Global Ikhwan Services and Business Holdings (GISBH). Mereka menjalankan panti-panti di seluruh Malaysia.

Kepala kepolisian Malaysia Razarudin Husain mengatakan, 155 orang ditangkap dalam penggerebekan di semua negara bagian Semenanjung Malaysia pada 21 September saja. Sebelumnya polisi telah menangkap puluhan lainnya.

Kepolisian Malaysia menggelar operasi dengan sandi Ops Global secara nasional untuk membongkar kasus ini. 

Menurut Razarudin, polisi telah menggerebek 82 tempat, termasuk rumah, klinik, tempat usaha, serta bangunan lain yang terkait dengan GISB.

“Semua orang yang ditahan diselidiki berdasarkan Pasal 31 (1) Undang-Undang Anak dan Pasal 14 Undang-Undang Anti-Perdagangan Orang dan Anti-Penyelundupan Migran,” kata Razarudin, dikutip dari The Star.

Dia menambahkan, polisi juga menyita beberapa barang, termasuk buku-buku yang mengandung ajaran sesat.

Dalam operasi pada 11 September lalu, polisi menyelamatkan 402 anak, terdiri atas 201 laki-laki dan 201 perempuan, berusia 1 hingga 17 tahun. Operasi itu digelar di 20 panti asuhan di Selangor dan Negeri Sembilan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Tanggapan KAI soal Aksi Diduga Pelecehan Seksual di KRL yang Viral di Medsos

Megapolitan
1 hari lalu

Viral Penumpang KRL Diduga Alami Pelecehan Seksual, Korban Menangis Ketakutan!

All Sport
2 hari lalu

Terungkap! Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas Terjadi Sejak 2021, dari Masturbasi hingga Pemerkosaan

Megapolitan
3 hari lalu

Viral Pelecehan Seksual di KRL, KAI Commuter Buru Pelaku dan bakal Blacklist!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal