Heboh, PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Menterinya Dikirimi Paket Odol Ganja dari Indonesia

Maria Christina Malau
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Menteri Ekonomi Rafizi Ramli dikirimi paket berisi odol mengandung ganja. (Foto: Bernama)

"Tidak ada dari kami yang menggunakan ganja. Jadi menurut saya itu buang duit,” kata Rafizi. 

Rafizi menambahkan, paket itu telah disita polisi. 

Kepala Polisi Sepang Wan Kamarul Azran Wan Yusof sebelumnya mengatakan, polisi telah menggerebek kantor kurir menyusul laporan dari seorang pegawai pemerintah yang bertugas untuk Rafizi. Dia menerima telepon dari layanan pengiriman yang menginformasikan tentang paket tersebut pada Jumat, 10 Maret lalu.

"Berdasarkan informasi yang ada, diduga bingkisan tersebut berisi barang terlarang,” kata Kamarul dalam keterangannya Minggu (12/3/2023) malam, dilansir dari Bernama. 

Polisi telah menyita sebuah kotak coklat berisi pasta gigi dengan logo daun ganja dan tulisan Happy Green. Kotak itu berisi stiker dan dialamatkan ke "Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan". Dari dokumen terungkap barang tersebut dibeli oleh pengirim dengan alamat di Indonesia melalui platform online. 

Namun, polisi saat itu  tidak menyebutkan tujuan pengiriman, hanya dua politisi.

“Penyelidikan menemukan bahwa barang yang disita tidak ada hubungannya dengan penerima. Penyelidikan terus berlanjut,” ujarnya. 

Dia mengatakan, kantornya juga telah menerima bingkisan berisi daun ganja pekan lalu. Polisi Malaysia sedang menyelidiki kasus tersebut berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Narkoba Tahun 1952.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mahathir Mohamad Masuk Rumah Sakit setelah Istri Meninggal Dunia

5 hari lalu

Menyayat Hati! Potret Mahathir Saksikan Pemakaman Sang Istri, Diinfus dan Terus Menangis

5 hari lalu

Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Lalu Lintas Arah GBK Macet

5 hari lalu

Pesan Haru Mahathir Mohamad untuk Istri Tercinta Siti Hasmah yang Meninggal Hari Ini 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal