Heboh Politikus Prancis Paksa Seorang Muslimah Lepas Jilbab di Gedung Parlemen

Anton Suhartono
Politikus DPRD Prancis memaksa seorang muslimah buka jilbab saat mendampingi putranya kunjungan ke parlemen (Foto: News1)

Pada Rabu, Presiden Emmanuel Macron mengatakan umat Islam tidak boleh distigmatisasi dan memperingatkan pihak-pihak yang mengidentikkan Islam dengan terorisme.

Prancis memisahkan antara urusan negara dan gereja dan dikukuhkan secara hukum sejak 1905. Tujuannya untuk memberikan bentuk pada konsep sekularisme yang berakar pada Revolusi Perancis 1789.

Pada 2004, pemerintah melarang pemakaian simbol agama yang mencolok di sekolah-sekolah umum dan melarang jilbab di kelas dan kantor pemerintah.

Editor : Anton Suhartono
Tags:
Artikel Terkait
15 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

17 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

17 hari lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

17 hari lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal