Serangan terbaru ini diduga memiliki kemiripan dengan insiden yang menghantam ratusan supermarket di Prancis pada Oktober. Saat itu, produk makanan senilai jutaan euro harus dibuang akibat gangguan sistem pendingin.
Meski demikian, belum ada bukti yang memastikan seluruh insiden tersebut dilakukan oleh kelompok hacker yang sama.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku, metode serangan, serta kemungkinan sasaran berikutnya.