Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon meningkat sejak perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023. Sejak itu tentara Zionis dan pejuang Hizbullah saling serang hampir setiap hari di daerah-daerah sepanjang perbatasan.
Namun ketegangan semakin meningkat setelah Israel membunuh komandan senior Hizbullah Fuad Shukr pada 30 Juli lalu, disusul sehari kemudian dengan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Lebanon mengungkap, sekitar 100.000 warga di selatan terpaksa mengungsi akibat serangan Israel. Sementara itu di pihak Israel, otoritas memerintahkan sekitar 80.000 penduduknya di utara mengungsi.