Hotel Luar Angkasa AS Terima Tamu pada 2022, Sewanya Rp129 M per Orang

Anton Suhartono
Hotel luar angkasa Aurora Station (Foto: Orion Span)

Bunger menjelaskan, pihaknya berani mematok harga sedemikian murah karena semakin waktu beranjak, biaya operasional peluncuran akan terus berkurang. Hal ini disebabkan pengembangan teknologi roket yang semakin canggih, namun murah.

"Semua orang memprediksi bahwa (biaya peluncuran) akan turun.  Hampir setiap pekan ada perusahaan  peluncuran roket yang memiliki cara baru untuk sampai ke orbit dengan biaya lebih murah, lebih cepat, dan lebih baik," ujarnya.

Selama perjalanan wisata luar angkasa ini, Orion Span menawarkan sensasi gravitasi nol di hotel, menyaksikan pemandangan menakjubkan kota tempat tinggal dari atas, ambil bagian dalam penelitian, serta melakukan live streaming dengan keluarga dan teman menggunakan jaringan internet berkecepatan tinggi.

Namun ternyata tak mudah bagi seseorang bisa mengikuti wisata ekstrem ini. Untuk bisa menjadi tamu, setiap peserta harus mengikuti pelatihan persiapan selama 3 bulan. Waktu tersebut sudah dipangkas dari yang  seharusnya 24 bulan. Ini juga untuk menekan biaya.

Selain itu, Aurora Station akan memprioritaskan orang yang punya passion yang tinggi terhadap dunia ruang angkasa dan astronomi.

"Kami tidak menjual, 'hei, ayo ke pantai di luar angkasa'. Tapi kami menjual pengalaman menjadi seorang  astronot," kata Bunger.

Pengumuman Orion Span yang akan meluncurkan hotel mewah di luar angkasa muncul di tengah kebangkitan industri ruang angkasa. Sebelumnya, perusahaan milik Elon Musk meluncurkan roket Falcon Heavy. Roket paling bertenaga dan canggih itu akan menjadi cikal bakal alat transportasi yang akan mengantarkan manusia ke Mars.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Internasional
12 jam lalu

Iran Akan Permanenkan Tarif bagi Setiap Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Internasional
13 jam lalu

AS dan Israel Siapkan Skenario Militer terhadap Iran jika Negosiasi Damai Buntu

Internasional
16 jam lalu

Trump Sebut Rezim Iran Telah Berubah: Mojtaba Khamenei Tewas atau Luka Parah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal