Hubungan dengan China Kian Tegang, Taiwan Pamerkan Drone Bunuh Diri Pertama

Umaya Khusniah
Drone Switchblade 300 buatan AS. (Foto: AP Photo)

Dilansir dari Straits Times, sekitar 23,5 juta orang Taiwan hidup di bawah ancaman konstan invasi China. Negeri tirai bambu itu mengklaim pulau Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang akan direbut suatu hari nanti. Bahkan jika perlu dengan paksaan.

Serangan Beijing telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di bawah Presiden Xi Jinping. Invasi Rusia ke Ukraina telah mendambah ketakutan Taiwan bahwa China mungkin akan melakukan hal yang sama.

Ketegangan melonjak pada tahun 2022 setelah Beijing meluncurkan latihan militer besar-besaran sebagai tanggapan atas kunjungan ke Taipei oleh Ketua Dewan Perwakilan Amerika Serikat saat itu Nancy Pelosi. 

Sekutu telah mendesak Taiwan untuk mengadopsi 'strategi landak' asimetris yang akan mempersulit militer China yang lebih besar untuk menyerang. Strategi tersebut menekankan pada pembelian sistem senjata bergerak yang relatif murah, dan melatih warga sipil untuk berperang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pesawat Komersial Pertama Buatan China C919 Terbang Internasional Perdana

3 hari lalu

Bak Film Armageddon, Ilmuwan China Ingin Ledakkan Asteroid Gunakan Bom Nuklir

6 hari lalu

Badai Dolphin Ngamuk Porak-porandakan China, 1 Juta Orang Lebih Dievakuasi

9 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

10 hari lalu

Presiden Taiwan Dievakuasi Pakai Kendaraan Lapis Baja, Siap-Siap Hadapi Serangan China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal