Ian Wilmut, Ilmuwan Pembuat Hewan Kloning Pertama di Dunia Meninggal di Usia 79 Tahun

Ahmad Islamy Jamil
Profesor Ian Wilmut bersama hewan hasil kloning pertama di dunia, Dolly si Domba yang dipajang di Museum Nasional Skotlandia, pada 2003. (Foto: Associated Press)

Kehadiran Dolly memicu kekhawatiran akan adanya kloning reproduksi terhadap manusia, atau pembuatan salinan genetik orang hidup atau mati. Akan tetapi, para ilmuwan arus utama menganggap hal itu terlalu berbahaya.

Wilmut, yang lahir di dekat Stratford-upon-Avon, sebuah kota di Inggris Barat, mengenyam bangku kuliah di Universitas Nottingham. Dia awalnya belajar ilmu pertanian, sebelum beralih ke ilmu hewan.

Dia pindah ke Universitas Edinburgh pada 2005, menerima gelar ksatria dari Kerajaan Inggris pada 2008. Wilmut pensiun dari universitas tersebut pada 2012.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
3 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
4 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Health
8 hari lalu

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal