ABC News melaporkan, para jemaat gereja memang sering berkumpul di sepanjang Sungai Jukskei, yang mengalir di Alexandra di timur Johannesburg. Mereka biasa menggelar ritual pembaptisan dan pembersihan.
Juru bicara Layanan Darurat Johannesburg, Robert Mulaudzi pada Minggu mengatakan, para pejabat sebelumnya telah memperingatkan warga tentang bahaya melakukan ritual di sepanjang sungai. Itu karena curah hujan tinggi dalam tiga bulan terakhir.
“Hujan deras kerap turun di Kota Johannesburg dalam tiga bulan terakhir. Sebagian besar aliran sungai sekarang penuh. Warga kami, terutama jemaat yang biasa melakukan ritual semacam ini, akan suka untuk pergi ke aliran sungai ini," kata Mulaudzi saat jumpa pers.
Dia berpesan agar jemaat lebih berhati-hati ketika mereka melakukan ritual ini.