India Cabut Kewarganegaraan 4 Juta Warga Assam, Mayoritas Muslim

Nathania Riris Michico
Status kewarganegaraan dari empat juta warga Assam dicabut oleh pemerintah India. (Foto: BBC)

GUWAHATI, iNews.id - India secara efektif mencabut status kewarganegaraan 4 juta warga Negara Bagian Assam, Senin (30/7/2018). Hal ini memicu kekhawatiran adanya deportasi massal warga Muslim di sana.

Hanya warga Assam yang bisa membuktikan mereka sudah bermukim sebelum 1971 yang diakui sebagai penduduk India. Saat itu, jutaan orang melarikan diri dari perang kemerdekaan di Bangladesh ke India.

Kritik terhadap pemerintah mencuat setelah dikeluarkannya pencabutan itu. Hal ini dianggap sebagai upaya pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Narendra Modi untuk meningkatkan perolehan suara dari kelompok Hindu dan mengorbankan minoritas. India akan menggelar pemilihan pada 2019.

Pemerintah Assam menerjunkan 25.000 pasukan keamanan tambahan untuk meredam potensi gejolak pascakeputusan ini. Kabar soal daftar warga itu juga memicu protes dari oposisi di parlemen nasional.

Pejabat India, Shailesh, mengatakan, lebih dari 4 juta dari 30 juta lebih warga yang mendaftar menjadi warga negara didepak dari rancangan registrasi warga negara India.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Narendra Modi: Saya Punya DNA India

57 tahun lalu

Di Depan Narendra Modi, Prabowo Kenang Dirinya dan Bung Karno Hadir di Hari Republik India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal