India Catat Rekor 15.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari

Antara
Foto ini diambil pada Kamis (11/6/2020), menunjukkan seorang pria di dalam ambulans sedang menunggu di luar bangsal Covid-19 Rumah Sakit Lok Nayak Jai Prakash (LNJP), New Delhi, India. (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.idIndia mengonfirmasi 15.000 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Ini adalah rekor baru selama wabah terjadi di negara itu, sehingga total kejadian infeksi virus corona di India kini mencapai lebih dari 425.000 kasus atau urutan keempat terbanyak di dunia.

Di samping itu, dalam catatan hari ini, terdapat 400 lebih kasus kematian pasien positif Covid-19 di negeri anak benua. Ini menambah jumlah kematian akibat wabah virus corona di India menjadi 14.000 kasus secara akumulatif sejak kasus pertama muncul pada Januari lalu.

Rasio kasus kematian akibat Covid-19 di India memang relatif rendah jika dibandingkan dengan negara lain yang mencatat jumlah kasus infeksi yang hampir sama. Akan tetapi, para pakar kesehatan masyarakat khawatir rumah sakit di negara itu tak mampu menghadapi lonjakan kasus.

Sejumlah, kedutaan besar asing juga memperingatkan warga negaranya yang berada di India bahwa rumah sakit mungkin tidak mempunyai kapasitas yang cukup untuk dapat menampung mereka. Kedutaan Besar Jerman, misalnya, mengirimkan pesan kepada warga negaranya yang tinggal di New Delhi bahwa hanya "ada sedikit atau tak ada sama sekali kesempatan" untuk dirawat di rumah sakit jika mereka perlu penanganan terkait Covid-19 ataupun perawatan intensif.

Dalam imbauan resmi, Jerman mengikuti Irlandia dengan menyarankan warga negaranya meninggalkan India karena masalah ketersediaan ruang rawat di rumah sakit tersebut.

Pemerintah Daerah Ibu Kota Delhi mengeluarkan data yang menyebut lebih dari 7.000 tempat tidur di rumah sakit masih tersedia bagi pasien Covid-19 per Senin (22/6/2020) ini. Akan tetapi, para pasien yang ingin dirawat mempertanyakan akurasi data itu.

Perdana Menteri Narendra Modi telah melonggarkan sebagian besar pembatasan di India pada 8 Juni lalu, setelah berlaku hampir tiga bulan, demi menjalankan kembali roda ekonomi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

10 hari lalu

Prabowo Belajar dari India yang Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun, Begini Caranya

18 hari lalu

Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman

25 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal