India Serang Pakistan, Trump: Memalukan!

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut konflik bersenjata antara India dan Pakistan memalukan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut konflik bersenjata antara India dan Pakistan memalukan. Dia mendesak kedua pihak segera mengakhiri serangan.

"Ini memalukan. Kami baru mendengarnya saat menuju pintu masuk Oval (ruang kerja presiden di Gedung Putih)," kata Trump, saat ditanya responsnya oleh wartawan, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (7/5/2025).

Dia menambahkan, India dan Pakistan telah beberapa kali terlibat perang sejak lama. Kedua negara juga memiliki cara untuk menyelesaikannya. 

"Mereka telah bertempur untuk waktu lama. Anda tahu, mereka telah bertempur selama beberapa dekade dan abad, jika Anda benar-benar memikirkannya. Saya hanya berharap ini berakhir dengan segera," ujarnya.

India menyerang sembilan target yang berada di tujuh wilayah Pakistan, yakni di Provinsi Punjab dan wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan. Korban tewas akibat serangan tersebut bertambah menjadi 31 orang. Sebanyak 26 korban tewas akibat serangan rudal pada dini hari. Lima lainnya akibat serangan artileri di perbatasan.

Militer Pakistan melakukan serangan balasan dengan menghancurkan beberapa pos militer India di perbatasan. Kepolisian mengungkap sembilan warga tewas dan 30 lainnya luka akibat serangan balasan Pakistan.

Selain itu militer Pakistan menembak jatuh lima jet tempur India, tiga di antaranya Rafale (sebelumnya disebutkan seluruh jet tempur Rafale). Semua jet tempur India tersebut ditembak jatuh di wilayah udaranya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
12 jam lalu

Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu

Internasional
14 jam lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Internasional
16 jam lalu

Gencatan Senjata, Iran Peringatkan AS: Jangan Tipu Kami!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal