Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak
TEHERAN, iNews.id - Iran memastikan masih ada bom dijatuhkan Amerika Serikat (AS) di fasilitas nuklirnya yang belum meledak. Militer AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran, yakni Fordow, Isfahan, dan Natanz pada 22 Juni 2025.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengungkap fakta tersebut saat berbicara dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi.
Dalam pernyataan yang dirilis kantor berita Klub Jurnalis Muda Iran, Araghchi bertanya kepada Grossi, apakah ada undang-undang atau protokol khusus yang mengatur kunjungan ke fasilitas nuklir Iran yang menjadi sasaran AS.
Grossi, lanjut Araghchi, menjawab tidak. Araghchi lalu mengusulkan perlunya protokol keamanan yang ditetapkan sebelum inspeksi dilakukan.
Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain
"Mengingat masalah keamanan yang ada, termasuk keberadaan bom yang belum meledak dan hal-hal lain yang perlu disepakati," ucap Araghchi.
Dia menegaskan, Iran hanya akan mengizinkan IAEA memeriksa tiga fasilitas nuklirnya jika protokol tersebut disahkan.
Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik
“Iran tetap berhubungan dengan badan tersebut dalam hal ini,” tuturnya, seperti dilaporkan kembali Anadolu.