Di antara satelit itu, 20 di antaranya merupakan satelit pencitraan bumi milik Planet Labs, perusahaan swasta yang berbasis di San Francisco. Selain itu, dua satelit, masing-masing satu dari Lithuania dan Swiss, difungsikan untuk kepentingan Internet of Things (IoT).
"Misi khusus ini sangat istimewa bagi ISRO. Untuk pertama kalinya, roket PSLV melakukan tiga misi orbital dalam satu kali peluncuran," kata kepala ISRO, K Sivan, dikutip dari Reuters, Selasa (2/4/2019).
Menurut dia, misi ini penting karena lebih hemat biaya, bisa memangkas ongkos operasional. Cukup satu kali peluncuran untuk mengorbitkan sekian banyak satelit.
ISRO, lanjut dia, menargetkan 30 misi peluncuran pada tahun ini, termasuk program eksplorasi bulan yang kedua, dikenal dengan Chandrayaan-2.
Sementara itu Perdana Menteri Narendra Modi memuji keberhasilan ISRO mengorbitkan banyak satelit dalam sekali peluncuran.
Pemerintah, kata Modi, bekerja keras untuk meningkatkan minat warga terhadap ilmu pengetahuan serta memberikan rasa hormat terhadap para ilmuwan.