India Tepis Hasil Riset Lembaga AS Jutaan Warganya Meninggal akibat Covid

Anton Suhartono
India tepis hasil riset lembaga AS bahwa jutaan warganya meninggal akibat Covid-19 (Foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id - Pemerintah India menepis hasil studi terbaru yang mengungkap jutaan orang di negara itu meninggal akibat Covid-19. Sejauh ini angka resmi pemerintah menyebutkan total korban meninggal akibat virus corona hampir 420.000 orang.

Menurut pemerintah, hasil studi itu merupakan asumsi yang berani. Selain itu tingkat kemungkinan orang terinfeksi virus corona meninggal di seluruh negara adalah sama.

"(Studi mengabaikan) Faktor-faktor seperti ras, etnis, konstitusi genomik suatu populasi, tingkat paparan sebelumnya terhadap penyakit lain, dan kekebalan terkait yang dikembangkan pada populasi itu. Asumsi bahwa semua kematian akibat dari virus corona tidak berdasarkan fakta dan sepenuhnya keliru," bunyi pernyataan, dikutip dari AFP, Jumat (23/7/2021).

Disebutkan, India memiliki strategi pelacakan kontak menyeluruh dengan dukungan fasilitas yang luas, teramsuk laboratorium tes.

Meski demikian beberapa negara bagian India mulai merevisi data kasus kematian di wilayah masing-masing terkait lonjakan kasus pada April dan Mei lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Narendra Modi: Saya Punya DNA India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal