Indonesia Dukung Resolusi PBB untuk Akhiri Perang di Ukraina

Antara
Proses pemungutan suara untuk resolusi PBB terkait agresi militer Rusia di Ukraina, berlangsung di New York, AS, Kamis (23/2/2023). (Foto: Reuters)

“Bagi Indonesia, pendekatan zero-sum game dalam perang Ukraina tidak akan menyelesaikan masalah,” kata Kemlu, mengacu pada istilah yang berarti keuntungan yang dimenangi oleh salah satu pihak atas kekalahan pihak lain.

Dengan adopsi resolusi tersebut, Majelis Umum PBB menuntut agar Rusia menarik diri dari Ukraina dan berhenti berperang.

Sebanyak 141 anggota PBB mendukung resolusi tersebut, sementara tujuh negara menolak yaitu Rusia, Belarus, Korea Utara, Eritrea, Mali, Nikaragua, dan Suriah. Sekutu Rusia, China, abstain atau menyatakan tidak memilih dalam pemungutan suara PBB.

Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyansky menyebut pemungutan suara tersebut tidak berguna, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji resolusi itu. “Resolusi ini merupakan sinyal kuat dari dukungan global yang tak kunjung padam untuk Ukraina,” kata Zelensky dalam sebuah unggahan di Twitter.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

4 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

5 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

5 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal