RIYADH, iNews.id – Arab Saudi mencatat 3.036 kasus baru infeksi virus corona pada Rabu (8/7/2020) ini. Dengan begitu, total kejadian infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi di negara itu kini menjadi 220.144 kasus.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi mengumumkan, dari semua kasus baru itu, 288 di antaranya terdapat di Ibu Kota Riyadh, 243 di Jeddah, dan 187 di Taif. Kasus-kasus baru lainnya ditemukan kota-kota dan provinsi-provinsi di seluruh kerajaan itu.
Sebanyak 42 orang di Arab Saudi dilaporkan meninggal dunia karena komplikasi yang disebabkan oleh Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Dengan begitu, total kematian terkait virus corona di negara itu menjadi 2.059.
Sementara itu, jumlah kesembuhan dari Covid-19 di Arab Saudi juga naik menjadi 158.050 kasus setelah 3.211 orang dinyatakan sembuh dari penyakit itu dalam 24 jam terakhir.
Arab Saudi pada Senin (6/7/2020) lalu telah membuka pendaftaran haji bagi warga negara asing (WNA) yang berada di kerajaan itu. Pemerintah setempat menyatakan, WNA akan mendapat alokasi sebesar 70 persen dari total jamaah haji tahun ini.
Arab Saudi sebelumnya mengumumkan hanya membuka peluang bagi 1.000 orang yang sudah berada di negeri itu untuk berpartisipasi dalam ibadah haji tahun ini. Jumlah itu tentunya jauh menurun drastis jika dibandingkan dengan 2,5 juta muslim yang menunaikan haji lima tahun lalu.
Sementara, kuota yang disediakan bagi WN Arab Saudi tahun ini adalah sebanyak 30 persen dari total jamaah haji. Kuota ini terbatas atau dikhususkan untuk para profesional medis dan personel keamanan yang telah sembuh dari penyakit virus corona saja.
Setiap jamaah akan dites Covid-19 sebelum tiba di Kota Suci Makkah. Mereka juga diminta untuk melakukan karantina alias isolasi mandiri di rumah setelah menunaikan ibadah haji nanti.