Infeksi Covid-19 di Beijing Bertambah, WHO Beri Peringatan ke China

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi wabah virus corona di China. (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id – Pemerintah China pada hari ini kembali melaporkan 27 kasus baru infeksi virus corona yang ditularkan secara domestik di Beijing. Klaster baru penularan Covid-19 kali ini masih terkait dengan keberadaan pasar induk di kota itu dan telah memicu kekhawatiran Organisasi Kesehatan Duni (WHO) akan kemunculan gelombang baru infeksi corona di negeri tirai bambu.

Berbagai kasus baru yang muncul selama lima hari terakhir membuat akumulasi kejadian infeksi Covid-19 di Beijing per Selasa (16/6/2020) ini menjadi 106 kasus. Pejabat di ibu kota China itu pun telah mengarantina lebih dari 20 kawasan permukiman dan melakukan tes virus corona terhadap puluhan ribu orang.

Semua tempat olahraga dan hiburan dalam ruangan (indoor) di Beijing ditutup sejak Senin (15/6/2020) kemarin. Kota-kota lain di seluruh China pun telah memberi peringatan bahwa siapa saja yang tiba dari Beijing harus menjalani karantian.

Selain 27 kasus di Beijing, Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) juga melaporkan empat kejadian infeksi baru virus corona di Provinsi Hebei—yang mengelilingi Kota Beijing, disamping tambahan satu kasus di Provinsi Sichuan.

WHO menyatakan temuan klaster baru itu memprihatinkan, mengingat ukuran dan konektivitas Beijing yang amat luas. “Klaster seperti ini harus menjadi perhatian, perlu diselidiki dan dikendalikan. Itulah yang sedang dilakukan oleh otoritas China,” kata Direktur Kedaruratan WHO, Mike Ryan, dikutip AFP, Selasa (16/6/2020).

Pejabat China pada Minggu (14/6/2020) mengatakan, semua kasus infeksi yang ditemukan sejak pekan lalu berkaitan dengan Pasar Induk Xinfadi di Beijing. Pasar itu dikunjungi lebih dari 200.000 orang sejak 30 Mei.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Internasional
2 hari lalu

China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme

Internasional
3 hari lalu

Trump Yakin Xi Jinping Tak Akan Serang Taiwan di Tengah Latihan Perang China

Mobil
3 hari lalu

Skema Subsidi Mobil di China 2026 Berubah, Mobil Murah Dapat Insentif Lebih Kecil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal