Inggris Desak Militer Myanmar Segera Bebaskan Aung San Suu Kyi

Anton Suhartono
Dominic Raab (Foto: Reuters)

“Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memobilisasi semua aktor kunci dan komunitas internasional, untuk memberikan tekanan kepada Myanmar, memastikan bahwa kudeta ini gagal. (Kudeta) Ini benar-benar tidak dapat diterima, setelah pemilu yang saya yakini berlangsung normal, dan setelah periode transisi yang besar,” ujar Guterres.

Usulan pernyataan sikap mengutuk kudeta Myanmar telah diajukan Inggris untuk didiskusikan oleh 15 anggota Dewan Keamanan PBB. Pernyataan itu menyerukan agar militer Myanmar menghormati supremasi hukum dan hak asasi manusia (HAM), dan segera membebaskan para pejabat yang ditahan.

Namun, pernyataan itu harus disepakati terlebih dulu. Para diplomat mengatakan, rumusan di dalamnya perlu diperhalus untuk mendapatkan dukungan lebih luas dari China dan Rusia, dua negara yang diketahui menjadi “pelindung” militer Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

6 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

15 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

17 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal