Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Maria Christina Malau
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengizinkan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris dalam operasi defensif menghancurkan situs rudal Iran. (Screenshot video BBC)

LONDON, iNews.id – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengizinkan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris dalam operasi defensif menghancurkan situs rudal Iran. Namun, dia menegaskan negaranya tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan tidak akan ikut dalam aksi ofensif.

Starmer mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan prinsip pertahanan diri kolektif bersama sekutu, sekaligus untuk melindungi warga negara Inggris di kawasan. Dia menegaskan pemerintahnya telah belajar dari pengalaman Perang Irak dan tidak ingin kembali terseret dalam konflik yang tak terukur.

"Amerika Serikat telah meminta izin untuk menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas," kata Starmer, dilansir dari BBC, Senin (2/3/2026).

Menurut BBC, militer AS kemungkinan memanfaatkan RAF Fairford di Gloucestershire dan pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia untuk menyerang fasilitas rudal Iran. Kedua pangkalan tersebut sebelumnya memang pernah digunakan Washington dalam misi pengeboman jarak jauh.

Pengumuman Starmer disampaikan hanya beberapa jam sebelum pangkalan RAF Akrotiri di Siprus diserang drone pada Minggu malam (1/3/2026), sekitar pukul 22.00 GMT atau Senin (2/3/2026) pagi pukul 05.00 WIB. Kementerian Pertahanan Inggris menyebut serangan itu menimbulkan kerusakan minimal dan tidak menyebabkan korban jiwa. 

Dalam pernyataan video yang dirilis Minggu, Starmer menegaskan dasar keputusan menyetujui penerimaan permintaan AS adalah kewajiban membela sekutu dan melindungi nyawa warga Inggris. Dia juga menuduh Iran menjalankan "strategi bumi hangus".

"Kami menerima permintaan ini untuk mencegah Iran menembakkan rudal ke seluruh wilayah, membunuh warga sipil yang tidak bersalah, membahayakan nyawa warga Inggris, dan menyerang negara-negara yang tidak terlibat."

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

AS Bantah Rudal Iran Hantam Kapal Induk Abraham Lincoln: Mendekat Saja Tidak

Internasional
11 jam lalu

Eks Presiden Iran Ahmadinejad Selamat dari Serangan AS-Israel, Ajudan: Dia Baik-Baik Saja!

Nasional
19 jam lalu

Korut Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Seperti Gangster

Nasional
23 jam lalu

Paus Leo Respons Konflik AS-Israel-Iran: Hentikan Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal