Ini Akar Masalah Konflik Thailand-Kamboja, Ternyata Sudah Seabad Lebih

Anton Suhartono
Thailand dan Kamboja sudah terlibat konflik sejak lama, memiliki akar masalah yang panjang (Foto: Thai PBS)

Sementara itu eskalasi terbaru pada Kamis dipicu pemasangan ranjau darat oleh militer Kamboja di sepanjang perbatasan yang disengketakan. Setidaknya enam tentara Thailand menjadi korban ranjau darat, dua di antaranya kehilangan anggota tubuh.

Akar Era Kolonial

Klaim Kamboja atas beberapa wilayah di tepi perbatasan terdapat dalam peta 1907 yang dibuat pada masa penjajahan Prancis. Namun, ketidakjelasan peta tersebut menyebabkan interpretasi yang saling bertentangan. Thailand membantah klaim wilayah Kamboja.

Kedua pihak berusaha menyelesaikan perselisihan secara diplomatis, namun masalah tersebut tidak pernah terselesaikan sepenuhnya. Bahkan setelah badan-badan transnasional seperti Mahkamah Internasional (ICJ) turun tangan pada 1962, masalah tak juga terpecahkan.

Thailand mengklaim demarkasi belum selesai untuk bagian luar wilayah berdekatan dengan kuil Preah Vihear, yang diputuskan sebagai wilayah Kamboja oleh ICJ dengan hasil keputusan 9 banding 3 pada 1962.

Pada 2011, ICJ memerintahkan kedua negara untuk menarik pasukan dan menetapkan zona demiliterisasi, namun Mahkamah tidak memutuskan siapa yang akan mengendalikan wilayah sengketa lebih luas. Ketidakjelasan itu membuat pasukan dari kedua negara terus bentrok.

Kemudian pada November 2013, ICJ memutuskan bahwa Kamboja memiliki kedaulatan atas seluruh wilayah kuil Preah Vihear, sehingga Thailand wajib menarik personel militernya dari wilayah tersebut. Tentu saja Thailand tak menerimanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Momen Akrab Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand Anutin di Lanud Halim Perdanakusuma

2 hari lalu

Prabowo Terima Baret Merah Pasukan Khusus Thailand, Pertama bagi Kepala Negara Asing

2 hari lalu

Prabowo Targetkan Perdagangan RI-Thailand Tembus 20 Miliar Dolar AS pada 2030

2 hari lalu

Prabowo Puji Thailand Bantu Pulangkan Hampir 1.000 WNI Korban Online Scam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal